Akar dari kesalahan itu ada tiga
Pertama, kesombongan.
Itulah yang menyebabkan iblis mengalami apa yang ia alami.
Kedua, keserakahan
Dan itulah yang mengeluarkan Adam dari Surga.
Ketiga, kedengkian
Dan itulah yang menjadikan salah satu anak Adam membunuh saudaranya.
Maka barangsiapa berlindung dari keburukan tiga akar kesalahan itu, sesungguhnya ia telah melindungi dirinya dengan sebenar-benarnya.
Karena kekafiran itu bersumber dari kesombongan
Karena kemaksiatan itu sumbernya keserakahan
Sedang kezhaliman itu sumbernya kedengkian
(Ibnu Qoyyim)
“ Barangsiapa yang mencari AKHIRAT, ALLAH akan menjadikan kekayaan dihatinya dan menghimpun seluruh urusannya untuknya, serta dunia akan datang kepadanya dalam keadaan tunduk.
Sedangkan siapa saja yang mengharapkan DUNIA, ALLAH akan menjadikan kefakiran di depan matanya dan menceraiberaikan urusannya serta dunia tidak akan datang kepadanya kecuali yang sudah ditakdirkan untuknya“.
(HR. Tarmidzi & Ibnu Majah)
Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya
Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik
(QS. Al Isra’ : 18-20)
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka(1). Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (QS. AL An’aam : 32)
(1) Maksudnya: kesenangan-kesenangan duniawi itu hanya sebentar dan tidak kekal. Janganlah orang
terperdaya dengan kesenangan-kesenangan dunia, serta lalai dari memperhatikan urusan akhirat
Pertama, kesombongan.
Itulah yang menyebabkan iblis mengalami apa yang ia alami.
Kedua, keserakahan
Dan itulah yang mengeluarkan Adam dari Surga.
Ketiga, kedengkian
Dan itulah yang menjadikan salah satu anak Adam membunuh saudaranya.
Maka barangsiapa berlindung dari keburukan tiga akar kesalahan itu, sesungguhnya ia telah melindungi dirinya dengan sebenar-benarnya.
Karena kekafiran itu bersumber dari kesombongan
Karena kemaksiatan itu sumbernya keserakahan
Sedang kezhaliman itu sumbernya kedengkian
(Ibnu Qoyyim)
“ Barangsiapa yang mencari AKHIRAT, ALLAH akan menjadikan kekayaan dihatinya dan menghimpun seluruh urusannya untuknya, serta dunia akan datang kepadanya dalam keadaan tunduk.
Sedangkan siapa saja yang mengharapkan DUNIA, ALLAH akan menjadikan kefakiran di depan matanya dan menceraiberaikan urusannya serta dunia tidak akan datang kepadanya kecuali yang sudah ditakdirkan untuknya“.
(HR. Tarmidzi & Ibnu Majah)
Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya
Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik
(QS. Al Isra’ : 18-20)
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka(1). Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (QS. AL An’aam : 32)
(1) Maksudnya: kesenangan-kesenangan duniawi itu hanya sebentar dan tidak kekal. Janganlah orang
terperdaya dengan kesenangan-kesenangan dunia, serta lalai dari memperhatikan urusan akhirat

